Showing posts with label A. JUNI. Show all posts
Showing posts with label A. JUNI. Show all posts
Judy Moody and the Not Bummer Summer-June 10
The story follows the humorous adventures of third-grader Judy Moody and her brother Stink.
The Chameleon-June 10
A young man reunites with his family after being positively identified in an unsolved missing-persons case. The reunion turns bittersweet when suspicions arise about whether he really is their son.
One Lucky Elephant-June 8
Where does an elephant go after a life in the circus? Sixteen years have passed since circus producer David Balding adopted Flora, the orphaned baby African elephant. As Flora approaches adulthood, David realizes that she is not happy performing. Ultimately, he must face the difficult truth that the circus is no place for Flora; she needs to be with other elephants. The road to Flora’s retirement, however, is a difficult and emotional journey which tests their bond in unexpected ways. ONE LUCKY ELEPHANT eschews easy sentimentality and doesn't shy away from examining the problems and mysteries posed by keeping wild animals in captivity, while never losing sight of the delicate love story between a man and a 10,000 pound elephant, who share feelings of loyalty, sorrow, admiration and joy. The film is suitable for children, 10 and older.
Drama/religi-DI BAWAH LINDUNGAN KA’BAH (BAWA)
Jenis Film :Drama/religi
Produser :Dhamoo Punjabi, Manoj Punjabi
Produksi :Md Pictures
Durasi :0
Cast & Crew
Pemain :
Penulis : Titien Wattimena & Armantono
Hamid dan Zainab berasal dari dua keluarga dengan tingkat sosial yang berbeda. Hamid yang berasal dari keluarga miskin dan Zainab yang berasal dari keluarga kaya. Hamid mendapat dukungan dana sekolah dari ayah Zainab, ibu Hamid pun bekerja di rumah keluarga Zainab. Pertemuan demi pertemuan membuat keduanya, Hamid dan Zainab, kemudian saling jatuh cinta.
Mereka berbagi impian yang sama, yaitu tiap manusia bebas untuk mencintai dan dicintai, dan impian untuk menunaikan ibadah haji di Mekah
Hamid melakukan segalanya demi Zainab. Demi mewujudkan cinta mereka. Demi mewujudkan impian itu. Melewati berbagai halangan yang ingin memisahkan mereka, mencoba membuka satu persatu belenggu yang meng atasnama kan adat masa itu.
Bahkan ketika keinginannya untuk meminang Zainab pupus sudah, keinginannya untuk mewujudkan impiannya dan Zainab pergi ke Ka’bah tetap ia perjuangkan.
Hamid berjuang pergi ke Mekah demi Zainab. Zainab berjuang mempertahankan cintanya disini demi Hamid
Sebuah cerita yang berlatar belakang Sumatera Barat tahun 1920-an tentang cinta abadi, dimana ketika segala sesuatu kelihatannya tak mungkin, cinta dengan caranya sendiri, menjadikannya mungkin
Produser :Dhamoo Punjabi, Manoj Punjabi
Produksi :Md Pictures
Durasi :0
Cast & Crew
Pemain :
- Herjunot Ali
- Laudya Cynthia Bella
- Niken Anjani
- Tara Budiman
- Hj. Jenny Rachman
- Widyawati
- Didi Petet
- Leroy Osmani
Penulis : Titien Wattimena & Armantono
Hamid dan Zainab berasal dari dua keluarga dengan tingkat sosial yang berbeda. Hamid yang berasal dari keluarga miskin dan Zainab yang berasal dari keluarga kaya. Hamid mendapat dukungan dana sekolah dari ayah Zainab, ibu Hamid pun bekerja di rumah keluarga Zainab. Pertemuan demi pertemuan membuat keduanya, Hamid dan Zainab, kemudian saling jatuh cinta.
Mereka berbagi impian yang sama, yaitu tiap manusia bebas untuk mencintai dan dicintai, dan impian untuk menunaikan ibadah haji di Mekah
Hamid melakukan segalanya demi Zainab. Demi mewujudkan cinta mereka. Demi mewujudkan impian itu. Melewati berbagai halangan yang ingin memisahkan mereka, mencoba membuka satu persatu belenggu yang meng atasnama kan adat masa itu.
Bahkan ketika keinginannya untuk meminang Zainab pupus sudah, keinginannya untuk mewujudkan impiannya dan Zainab pergi ke Ka’bah tetap ia perjuangkan.
Hamid berjuang pergi ke Mekah demi Zainab. Zainab berjuang mempertahankan cintanya disini demi Hamid
Sebuah cerita yang berlatar belakang Sumatera Barat tahun 1920-an tentang cinta abadi, dimana ketika segala sesuatu kelihatannya tak mungkin, cinta dengan caranya sendiri, menjadikannya mungkin
Drama-102-THE GREATEST (GREA)
Jenis Film :Drama
Produser :Lynette Howell, Beau St. Clair
Produksi :Barbarian Film Group
Homepage : http://www.thegreatestthemovie.com/
Rating LSF :Dewasa (adult)
Durasi :102
Cast & Crew
Pemain :
Penulis : Shana Feste
Ketika seorang wanita muda, Rose (Carey Mulligan), muncul beberapa bulan menghilang dan mengumumkan kehamilannya, keluarga Brewer terpaksa menerimanya. Pada awalnya, kehadiran Rose dianggap makin menghancurkan hubungan keluarga ini, namun interaksi yang ia lakukan dengan masing-masing anggota keluarga Brewers membuktikan ia dapat menyatyukan keluarga itu kembali
Produser :Lynette Howell, Beau St. Clair
Produksi :Barbarian Film Group
Homepage : http://www.thegreatestthemovie.com/
Rating LSF :Dewasa (adult)
Durasi :102
Cast & Crew
Pemain :
- Pierce Brosnan
- Susan Sarandon
- Carey Mulligan
- Johnny Simmons
- Aaron Johnson
- Zoe Kravitz
- Michael Shannon
Penulis : Shana Feste
Ketika seorang wanita muda, Rose (Carey Mulligan), muncul beberapa bulan menghilang dan mengumumkan kehamilannya, keluarga Brewer terpaksa menerimanya. Pada awalnya, kehadiran Rose dianggap makin menghancurkan hubungan keluarga ini, namun interaksi yang ia lakukan dengan masing-masing anggota keluarga Brewers membuktikan ia dapat menyatyukan keluarga itu kembali
Drama-108-KICKIN` IT OLD SKOOL (KICK)
Jenis Film :Drama
Produksi :Yari Film Group
Durasi :108
Cast & Crew
Pemain :
Penulis :
Produksi :Yari Film Group
Durasi :108
Cast & Crew
Pemain :
- Jamie Kennedy
- Bobby Lee
- Miguel A. Núñez Jr.
- Maria Menounos
- Regan Oey
- Michael Rosenbaum
- Vivica A. Fox
Penulis :
- Trace Slobotkin
- Josh Siegal
- Dylan Morgan
Drama/family-100-SURAT KECIL UNTUK TUHAN
Jenis Film :Drama/family
Produser :Sarjono Sutrisno
Produksi :Skylar Pictures
Durasi :100
Cast & Crew
Pemain :
Sutradara : Harris Nizam
Penulis : Beby Hasibuan
Diangkat dari kisah nyata dan novel berjudul sama, film ini menceritakan tentang Gita Sesa Wanda Cantika atau Keke (Dinda Hauw), seorang gadis remaja berusia 13 tahun yang cukup beruntung, karena lahir dari keluarga yang sangat berada, memiliki dua orang kakak laki-laki dan orang tua yang sangat menyayanginya. Selain itu Keke juga di kelilingi 6 sahabat karib yang selalu setia menemaninya dan hidupnya pun semakin lengkap dengan kehadiran seorang kekasih yang juga begitu menyayanginya yaitu Andy (Esa Sigit)
Semuanya tampak begitu sempurna. Sampai kemudian kanker menghinggapinya. Keke adalah pengidap Rhabdomyosarcoma (Kanker Jaringan Lunak) pertama di Indonesia. Gadis cantik itu pun berubah menjadi"monster" hingga terpaksa harus menjalani serangkaian kemotrapi dan radiasi hampir setahun lamanya, akibatnya, semua,rambut Keke sedikit demi sedikit mulai rontok, kulitnya mengering, dan sering mual-mual. Ketekunan Keke dan keluarganya membuahkan hasil. Keke dinyatakan sembuh dan bisa kembali menjalani aktifitas seperti sedia kala.
Tak dinyana, setahun kemudian, kanker itu kembali, lebih parah dan mematikan. Sadar tak mungkin bertahan, tidak lantas membuatnya meyerah dan kalah. Semangatnya untuk tetap menjadi yang terbaik tak sedikitpun melemah. Seperti bintang Sirius yang tetap bersinar terang walau langit tertutup awan
Produser :Sarjono Sutrisno
Produksi :Skylar Pictures
Durasi :100
Cast & Crew
Pemain :
- Alex Komang
- Dinda Hauw
- Esa Sigit
- Ranty Purnamasari
- Dwi Andika
- Egi John Foreisythe
Sutradara : Harris Nizam
Penulis : Beby Hasibuan
Diangkat dari kisah nyata dan novel berjudul sama, film ini menceritakan tentang Gita Sesa Wanda Cantika atau Keke (Dinda Hauw), seorang gadis remaja berusia 13 tahun yang cukup beruntung, karena lahir dari keluarga yang sangat berada, memiliki dua orang kakak laki-laki dan orang tua yang sangat menyayanginya. Selain itu Keke juga di kelilingi 6 sahabat karib yang selalu setia menemaninya dan hidupnya pun semakin lengkap dengan kehadiran seorang kekasih yang juga begitu menyayanginya yaitu Andy (Esa Sigit)
Semuanya tampak begitu sempurna. Sampai kemudian kanker menghinggapinya. Keke adalah pengidap Rhabdomyosarcoma (Kanker Jaringan Lunak) pertama di Indonesia. Gadis cantik itu pun berubah menjadi"monster" hingga terpaksa harus menjalani serangkaian kemotrapi dan radiasi hampir setahun lamanya, akibatnya, semua,rambut Keke sedikit demi sedikit mulai rontok, kulitnya mengering, dan sering mual-mual. Ketekunan Keke dan keluarganya membuahkan hasil. Keke dinyatakan sembuh dan bisa kembali menjalani aktifitas seperti sedia kala.
Tak dinyana, setahun kemudian, kanker itu kembali, lebih parah dan mematikan. Sadar tak mungkin bertahan, tidak lantas membuatnya meyerah dan kalah. Semangatnya untuk tetap menjadi yang terbaik tak sedikitpun melemah. Seperti bintang Sirius yang tetap bersinar terang walau langit tertutup awan
War -100 -HATI MERDEKA (HATI)
Jenis Film : War
Produser : Conor Allyn
Produksi : Media Desa Indonesia & Margate House Film
Homepage : http://www.hatimerdeka.com
Rating LSF : Remaja (teen)
Durasi : 100
Cast & Crew
Pemain : Darius Sinathrya T. Rifnu Wikana Lukman Sardi Donny Alamsyah Rahayu Saraswati Nugie Ranggani Puspandya Astri Nurdin Michael Bell
Sutradara : Yadi Sugandi Conor Allyn
Penulis : Conor Allyn Rob Allyn
Dengan latar belakang masa-masa kelam revolusi di awal tahun 1948, HATI MERDEKA mengikuti perjalanan sekelompok kadet yang kemudian menjadi pasukan gerilya elit setelah kejadian pembunuhan massal para kadet calon prajurit di tahun 1947 (sebuah cerita yang didasarkan kisah nyata tentang perang yang mengakibatkan terbunuhnya kedua paman Hashim pada peristiwa Lengkong tahun 1946). Diperankan secara apik oleh semua bintang film muda Indonesia (Donny Alamsyah, nominasi sebagai Aktor Terbaik untuk MERAH PUTIH di Festival Film Bandung 2010, T. Rifnu Wikana dan Lukman Sardi, nominasi sebagai Aktor Terbaik dan Aktor Pendukung Terbaik untuk DARAH GARUDA baru-baru ini di Indonesia Movie Awards, bersama dengan Aldy Zulfikar sebagai Pendatang Baru Terbaik memerankan serdadu kecil bernama Budi), Rahayu Saraswati, pemenang Aktris Terbaik di Bali International Film Festival 2009 untuk Merah Putih dan Darius Sinathrya yang memiliki peran terbesarnya dalam film ini.
Setelah menyelesaikan misi yang berakhir tragis dengan kehilangan anggota kelompok ini, kesetiaan kelompok ini kembali diuji dengan mundurnya pimpinan mereka, Amir (Lukman Sardi) dari Angkatan Darat. Tanpa pemimpin dan dengan dirundung kesedihan karena kehilangan mereka, para kadet membawa dendam mereka dalam perjalanan misi mereka ke Bali tempat Dayan yang bisu (T. Rifnu Wikana) tinggal, untuk membalas dendam kepada Belanda. Mereka dikirim ke Bali untuk membunuh Kolonel Raymer (Michael Bell, aktor berbakat dari Inggris yang meninggal April lalu), yang telah membunuh keluarga Tomas (Donny Alamsyah) di awal trilogi ini. Tomas telah dipilih sebagai pemimpin baru dari kelompok kadet ini. Menghadapi meriam kapal perang Belanda, Marius yang playboy dan peminum (Darius Sinathrya) harus mengatasi rasa takutnya karena persaingannya dengan Tomas untuk memperebutkan Senja, seorang gadis berdarah biru (Rahayu Saraswati)
Sesampainya di Bali, kelompok taruna ini menyelamatkan Dayu (pemeran baru Ranggani Puspandya) dari kekejaman kelompok milisi KNIL Kolonel Raymer, tapi salah satu dari kelompok kadet ini hampir saja mati terbunuh. Saat teman mereka sedang berjuang antara hidup dan mati, kelompok kadet ini bertemu dengan pemimpin pemberontak bawah tanah Wayan Suta (Nugie). Tomas bentrok dengan pimpinan mereka terdahulu, Amir (Lukman Sardi) saat mereka merencanakan serangan terakhir untuk melawan milisi Raymer yang menimbulkan pertanyaan: Sejauh mana revolusi ini bisa menghancurkan kejahatan dan tetap mempertahankan idealismenya?
Mulai 9 Juni 2011
Produser : Conor Allyn
Produksi : Media Desa Indonesia & Margate House Film
Homepage : http://www.hatimerdeka.com
Rating LSF : Remaja (teen)
Durasi : 100
Cast & Crew
Pemain : Darius Sinathrya T. Rifnu Wikana Lukman Sardi Donny Alamsyah Rahayu Saraswati Nugie Ranggani Puspandya Astri Nurdin Michael Bell
Sutradara : Yadi Sugandi Conor Allyn
Penulis : Conor Allyn Rob Allyn
Dengan latar belakang masa-masa kelam revolusi di awal tahun 1948, HATI MERDEKA mengikuti perjalanan sekelompok kadet yang kemudian menjadi pasukan gerilya elit setelah kejadian pembunuhan massal para kadet calon prajurit di tahun 1947 (sebuah cerita yang didasarkan kisah nyata tentang perang yang mengakibatkan terbunuhnya kedua paman Hashim pada peristiwa Lengkong tahun 1946). Diperankan secara apik oleh semua bintang film muda Indonesia (Donny Alamsyah, nominasi sebagai Aktor Terbaik untuk MERAH PUTIH di Festival Film Bandung 2010, T. Rifnu Wikana dan Lukman Sardi, nominasi sebagai Aktor Terbaik dan Aktor Pendukung Terbaik untuk DARAH GARUDA baru-baru ini di Indonesia Movie Awards, bersama dengan Aldy Zulfikar sebagai Pendatang Baru Terbaik memerankan serdadu kecil bernama Budi), Rahayu Saraswati, pemenang Aktris Terbaik di Bali International Film Festival 2009 untuk Merah Putih dan Darius Sinathrya yang memiliki peran terbesarnya dalam film ini.
Setelah menyelesaikan misi yang berakhir tragis dengan kehilangan anggota kelompok ini, kesetiaan kelompok ini kembali diuji dengan mundurnya pimpinan mereka, Amir (Lukman Sardi) dari Angkatan Darat. Tanpa pemimpin dan dengan dirundung kesedihan karena kehilangan mereka, para kadet membawa dendam mereka dalam perjalanan misi mereka ke Bali tempat Dayan yang bisu (T. Rifnu Wikana) tinggal, untuk membalas dendam kepada Belanda. Mereka dikirim ke Bali untuk membunuh Kolonel Raymer (Michael Bell, aktor berbakat dari Inggris yang meninggal April lalu), yang telah membunuh keluarga Tomas (Donny Alamsyah) di awal trilogi ini. Tomas telah dipilih sebagai pemimpin baru dari kelompok kadet ini. Menghadapi meriam kapal perang Belanda, Marius yang playboy dan peminum (Darius Sinathrya) harus mengatasi rasa takutnya karena persaingannya dengan Tomas untuk memperebutkan Senja, seorang gadis berdarah biru (Rahayu Saraswati)
Sesampainya di Bali, kelompok taruna ini menyelamatkan Dayu (pemeran baru Ranggani Puspandya) dari kekejaman kelompok milisi KNIL Kolonel Raymer, tapi salah satu dari kelompok kadet ini hampir saja mati terbunuh. Saat teman mereka sedang berjuang antara hidup dan mati, kelompok kadet ini bertemu dengan pemimpin pemberontak bawah tanah Wayan Suta (Nugie). Tomas bentrok dengan pimpinan mereka terdahulu, Amir (Lukman Sardi) saat mereka merencanakan serangan terakhir untuk melawan milisi Raymer yang menimbulkan pertanyaan: Sejauh mana revolusi ini bisa menghancurkan kejahatan dan tetap mempertahankan idealismenya?
Mulai 9 Juni 2011
THE TARIX JABRIX 3
Jenis Film :Comedy
Produser :Chand Parwez Servia
Produksi :Pt. Kharisma Starvision Plus
Durasi :0
Cast & Crew
Pemain : Tria Changcut Dipa Changcut alda Changcut Qibil Changcut Erick Changcut Olivia Jensen Kamidia Radisti joe P Project ingrid Widjanarko candil
Sutradara : Iqbal Rais
Penulis : Cassandra Massardi
The Tarix Jabrix mendapat tantangan terbesar dalam hidup mereka. Setelah gagal menjadi pahlawan saat menyelamatkan sebuah Panti dari kebakaran, CACING (Tria Changcut) yang bekerja di perusahaan asuransi diminta atasannya untuk bernegosiasi dengan musuh lama mereka, geng motor ROAD DEVILS supaya tidak membuat kerusuhan lagi di Bandung yang sudah memakan banyak korban, dan tagihan klaim asuransi yang menumpuk. Cacing langsung menyanggupi, dan para sahabatnya, DADANG (Erick Changcut), MULDER (Dipa Changcut), CIKO (Alda Changcut) dan COKI (Qibil Changcut) ikut menemani Cacing pulang ke Bandung. Mulder yang mendapat posisi sebagai wakil direktur di perusahaan papinya, memutuskan mundur karena merasa papinya bekerjasama dengan orang asing untuk mengeksploit Indonesia
Namun saat The Tarix Jabrix yang kali ini berangkat tidak memakai motor mereka, tapi mobil perusahaan kantor, berhasil dilumpuhkan oleh Road Devils yang sekarang sudah memiliki jenderal baru, seorang gadis galak dan jagoan bernama MELLY (Olivia Jensen). Bukan cuma uang negosiasi yang diambil, namun mobil kantor dirusak, dan yang paling memakan harga diri Cacing.. jaket kesayangannya juga disita oleh Melly karena Cacing kalah adu balap
Cacing malu berat, emosinya bertambah saat ternyata Emak Cacing juga diserang oleh Road Devils. The Tarix Jabrix menyatakan perang dengan Road Devils, dengan dibantu oleh BAROKAH (Eddi Brokoli), mantan jenderal Road Devils yang ingin menggulingkan Melly. The Tarix Jabrix membuat perjanjian dengan Road Devils, mereka ingin mengadakan balapan ulang. Geng motor yang kalah, harus dibubarkan. Melly menyanggupi. The Tarix Jabrix pun berlatih dengan LAKSAMANA RODA GILA (Budi Dalton) supaya bisa mengalahkan Melly dan Road Devils
Dadang bertemu dengan MAYANG (Kamidia Radisti) yang ternyata juga murid Laksamana Roda Gila. Hati Dadang pun berbunga-bunga, menyangka dapat kesempatan untuk menyatakan cintanya ke Mayang. Namun Mayang menyimpan sebuah rahasia. Sementara itu, atas ide Barokah, Cacing berusaha mencari kelemahan Melly dengan berlagak PDKT ke Melly. Namun dasar Cacing, maksud menjadi agen rahasia, malah jatuh cinta betulan dengan Melly. Mulder yang minggat dari rumah, berusaha dibujuk oleh papinya untuk kembali. Namun Mulder tetap menolak. Yang anak-anak Tarix Jabrix dan Road Devils tidak tahu adalah.. sebuah bencana besar siap melanda
Siapakah yang bisa memenangkan balapan? The Tarix Jabrix atau Road Devils? Bisakah cinta Cacing dan Melly dari dua kubu yang berbeda bersatu?
Produser :Chand Parwez Servia
Produksi :Pt. Kharisma Starvision Plus
Durasi :0
Cast & Crew
Pemain : Tria Changcut Dipa Changcut alda Changcut Qibil Changcut Erick Changcut Olivia Jensen Kamidia Radisti joe P Project ingrid Widjanarko candil
Sutradara : Iqbal Rais
Penulis : Cassandra Massardi
The Tarix Jabrix mendapat tantangan terbesar dalam hidup mereka. Setelah gagal menjadi pahlawan saat menyelamatkan sebuah Panti dari kebakaran, CACING (Tria Changcut) yang bekerja di perusahaan asuransi diminta atasannya untuk bernegosiasi dengan musuh lama mereka, geng motor ROAD DEVILS supaya tidak membuat kerusuhan lagi di Bandung yang sudah memakan banyak korban, dan tagihan klaim asuransi yang menumpuk. Cacing langsung menyanggupi, dan para sahabatnya, DADANG (Erick Changcut), MULDER (Dipa Changcut), CIKO (Alda Changcut) dan COKI (Qibil Changcut) ikut menemani Cacing pulang ke Bandung. Mulder yang mendapat posisi sebagai wakil direktur di perusahaan papinya, memutuskan mundur karena merasa papinya bekerjasama dengan orang asing untuk mengeksploit Indonesia
Namun saat The Tarix Jabrix yang kali ini berangkat tidak memakai motor mereka, tapi mobil perusahaan kantor, berhasil dilumpuhkan oleh Road Devils yang sekarang sudah memiliki jenderal baru, seorang gadis galak dan jagoan bernama MELLY (Olivia Jensen). Bukan cuma uang negosiasi yang diambil, namun mobil kantor dirusak, dan yang paling memakan harga diri Cacing.. jaket kesayangannya juga disita oleh Melly karena Cacing kalah adu balap
Cacing malu berat, emosinya bertambah saat ternyata Emak Cacing juga diserang oleh Road Devils. The Tarix Jabrix menyatakan perang dengan Road Devils, dengan dibantu oleh BAROKAH (Eddi Brokoli), mantan jenderal Road Devils yang ingin menggulingkan Melly. The Tarix Jabrix membuat perjanjian dengan Road Devils, mereka ingin mengadakan balapan ulang. Geng motor yang kalah, harus dibubarkan. Melly menyanggupi. The Tarix Jabrix pun berlatih dengan LAKSAMANA RODA GILA (Budi Dalton) supaya bisa mengalahkan Melly dan Road Devils
Dadang bertemu dengan MAYANG (Kamidia Radisti) yang ternyata juga murid Laksamana Roda Gila. Hati Dadang pun berbunga-bunga, menyangka dapat kesempatan untuk menyatakan cintanya ke Mayang. Namun Mayang menyimpan sebuah rahasia. Sementara itu, atas ide Barokah, Cacing berusaha mencari kelemahan Melly dengan berlagak PDKT ke Melly. Namun dasar Cacing, maksud menjadi agen rahasia, malah jatuh cinta betulan dengan Melly. Mulder yang minggat dari rumah, berusaha dibujuk oleh papinya untuk kembali. Namun Mulder tetap menolak. Yang anak-anak Tarix Jabrix dan Road Devils tidak tahu adalah.. sebuah bencana besar siap melanda
Siapakah yang bisa memenangkan balapan? The Tarix Jabrix atau Road Devils? Bisakah cinta Cacing dan Melly dari dua kubu yang berbeda bersatu?
Subscribe to:
Posts (Atom)


